Selasa, 14 Mei 2013

(FF) The Next Me//Yewon

THE NEXT ME
Tittle        : THE NEXT ME
Author        :  Asfihani Chun
Genre        :  Yaoi, Romance
Type        :  Multichapter
Main Cast    :  Yesung, Siwon, Kyuhyun, Donghae
Summary    :  Yesung Dan Donghae adalah saudara yang nasib mereka sangat berbeda. Tapi,sejak kejadian yang tak terduga terjadi akankah Yesung bias melewatinya sendiri? Dan Siwon atau Kyuhyunlah yang akan mendapatkan Yesung?

N/A: Maaf lama Tap,aku pindah tempat ah tepatnya daerah sangat susah sinyal maaf ya YeWon Shipper. Eits,,,,, masih ingat dengan sayakan? Heheh. Udahlah dari pada banyak cuap-cuap kita langsung saja.

HAPPY READING……

“Hyung, kau dimana?”seorang anak kecil laki-laki berjalan sambil mengarahkan tanganya kedepan mencoba mencari sosok yang dia panggil Hyung. Langkahnya tertatih dan pandanganya kosong.


“hyung….”sekali lagi dia memanggil dengan nada yang gemetar tapi,tak ada respon dari orang yang dia panggil dari tadi.


“hyung…………..!!!!”
.
.
.

“Donghae-ah……gwaenchana?” suara itu terdengar dari samping seorang anak kecil yang berjalan sendirian tadi yang ternyata dia hanya mimpi. Ketika terbangun dia masih di atas bed dengan keringat yang bercucuran di wajahnya.


“Donghae….?”merasa tidak ada respon dari adiknya Yesung menggoncangkan tubuh anak berumur 7 tahun itu. Akhirnya Donghae tersadar dia segera meraba tangan sang hyung kemudian memeluknya sambil terisak keras.

“ada apa Hae?”Tanya Yesung  hyung Donghae yang berumur 9 tahun


“Hyung…. Aku takut, aku… aku tadi mencari Hyung tapi,hyung tidak ada”


“ani. Siapa bilang hyung tidak ada. Dari tadi  Hyung di sini menemanimu.”

Donghae tak menjawab apa-apa dia hanya membenamkan kepalanya di dada Yesung dengan tubuh yang sedikit gemeter.

Brak!!

Suara pintu yang terbuka keras membuat 2 orang anak kecil itu terlonjak kaget. Seorang wanita setengah baya berlari menghampiri mereka dan langsung menarik Donghae ke dalam pelukannya.

“ada apa sayang? Donghae mimpi buruk?”

“ne, eomma Hae-ah mimpi buruk”

“ya sudah, Yesung kau tidur di kamar Eomma ne? biar eomma tidur dengan Donghae”

“ne,eomma”

Yesung turun dari Bed dan melangkah kan kakinya keluar kamar. Sesekali dia melihat kearah Donghae dan Eommanya terlihat begitu hangat dan sangat akrab. Sayang, Yesung tidak pernah mendapatkanya. Walaupun Eomma Yesung tidak jahat tapi, jelas dia meraskan perbedaan antara kasih sayang yang di terima Yesung dan Donghae.

“huft…..Yesung kau jangan berfikir macam-macam. Donghae butuh Eomma”
Itulah yang selalu Yesung katakana pada dirinya sendiri setiap kali merasa iri,merasa ingin mendapatkanya, mendapat kasih sayang yang saudaranya dapatkan. Tapi, Yesung lebih beruntung Dia bias melihat semuanya sayang Donghae s tidak begitu, wajar jika sang Eomma sangat menyayanginya.


Sejak  Donghae jatuh dari ayunan sewaktu dia berumur 3 tahun. Semua cahaya yang Donghae dapat pudar. Donghae idak bias melihat apa yang Yesung lihat. Tapi, Donghae anak yang kuat walaupun demikian dia bias menerima. Apalagi punya Hyung seperti Yesung yang selalu menjaga dan melindunginya.
.
.
.

11 TAHUN KEMUDIAN
“Hyung….”panggil seorang namja yang sedang duduk di sebuah bangku putih di taman. Seorang namja lagi yang dia panggil Hyung berlari kearah nya.

“ne, Hae? Ada apa?”

“ani hyung aku hanya memastikan Hyung ada di sini”

Orang yang dia panggil Hyung itu tersenyum dan mengusap rambut adikya yang sudah besar. Donghae.
Kini dia seudah dewasa dan tak mau menyerah untuk mendapatkan donor kornea. Itulah yang di katakana Dokter Donghae bisa melihat jika dia mendapat donor kornea.

“hyung akan sellu di sampingmu ne?kau jangan takut”
Yesung tersenyum dan kemudian memeluk Donghae. Yah, begitu akrabnya mereka sampai kadang Yesung menelantarkan kuliahnya demi menjaga Donghae. Sedangkan Eomma mereka sibuk bekerja di kantor kadang jika Eommanya pulang Yesung kuliah tapi, kadang juga Donghae yang meminta Yesung kuliah karena menurut Donghae karena dirinya Yesung sering absen.

“hyung,ayo kita pulang”

“ne,kajja”

Yesung memapah Donghae perlahan meninggalkan taman. Tapi, ketika mereka sedang berjalan tiba-tiba ada yang berlari dan menabrak Yesung hingga Yesung terjatuh.

“Hyung, gwaenchanayo?”Tanya Donghae yang berjongkok di dekat Yesung

“ne, hae. Hyung tidak apa-apa”

“mianhe, aku tidak sengaja. Kau tidak apa-apa?”Seorang pria bertubuh kekar yang menabrak Yesung mencoba menolong Yesung berdiri.

“mianhe,jongmal mianhe”ucapnya sambil sesekali melihat kearahya yang tadi berlari denagn ekspresi wajah yang ketakutan.

“Ya, lain kali hati-hati. Aku tidak apa-apa”jawab Yesung

“kalu begitu syukurlah, aku buru-buru jadi tidak sengaja. Aku harus pergi. permisi”
Pria itu pergi sambil berlari mencoba untuk meninggalkan jejak dari seseorang.

“nuguya hyung?”Tanya Donghae

“molla Hae”

Baru saja Mereka melangkahkan kaki tiba-tiba segerombolan orang-orang berjas hitam berteriak memanggil orang yang mereka cari.

“Tuan Muda Siwon….”

Kemudian salah satu dari mereka menghampiri Yesung dan Donghae

“apa kalian meliahat seorang pemuda tampan tubuhnya kekar jika tersenyum ada lensu ng pipitnya sedangkan dia tinggi dan…”

Yesung langsung menunjukan kesebuah arah. Orang berjas itu mengangguk dan langsung menuju arah yang di tunjuk Yesung.

“Hyung member Itahunya?”

“Ani. Hyung menunjukan arah yang berlawanan dengan yang dia lewati”

“wae? Hyung memebelanya? Kalau dia orang jahat bagaimana Hyung?”

“Hyung menunjukan arah yang berlawanan agar dia mudah di temukan”Donghae langsung tertawa. Begitu juga Yesung.
.
.
.

Siwon pria yang di cari orang-orang tersebut akhirnya di temukan. Siwon menghela nafas sambil mundur ke belakang sedangkan orang-orang berjas hitam itu seakan siap untuk menangkap Siwon.

“kenapa kalian selalu mengusik hidupku?”Tanya Siwon frustasi sambil sesekali memundurkan langkahnya

“Maaf tuan muda ini perintah. Tuan harus pulang sekarang juga”pinta salah seorang dari mereka

“Kalian ini seperti tidak pernah muda saja”

Salah seorang dari mereka mendekati Siwon. Tapi,sayang Siwon langsung memukul mereka sehingga keributanpun terjadi. Siwon harus melarikan diri lagi dengan menghadapi orang-orang suruhan orang tuanya itu. Dalam bebrapa menit mereka sudah rubuh. Siapa juga yang mau mengalahkan orang yang sudah bergelar sabuk hitam seperti Siwon.
.
.
.

Siwon berlari menjauh dari para pengawalnya itu. Berdiri di samping sebuah jalan sambil melihat kanan kiri jalan. Kemudian sebuah mobil sedan warna merah berhenti di depannya segera Siwon masuk kedalam dan pergi melesat jauh dari taman.

“kau selalu menyusahkankku”Celoteh seorang pria di samping Siwon yang focus menyetir

“Cho Kyuhyun,kau akan selalu bilang seperti itu setiap hari tapi, kau juga akan selau menurutiku”

“Bangga kau seperti itu?”sindir pria yang bernama Cho Kyuhyun itu. Siwon hanya menanggapinya dengan tawa dia sudah tau jelas bagaimana sikap sahabatnya itu.

Cho Kyuhyun adalah Sahabat Siwon. Mereka bersahabat sudah lebih dari 8 tahun sejak Kyuhyun pindah rumah di dekat rumah Siwon mereka sudah akrab Siwon sanagt sering bahkan setiap hari sellau kabur ke rumah Kyuhyun.

“pasti sekarang mereka menuju rumahmu untuk mencariku”Lanjut Siwon yang sudah tau kebiasaan orang tuanya.

“yah,dan mereka akan menelponku lalu bertanya tentang kau….”lanjut Kyuhyun yang di sambut oleh nada dering NOW-SUJU dari HP kyuhyun mereka berdua langsung tertawa bersama.

“angkat saja…”

“aku tau, dan mereka akan bertanya Kyu…Siwon bersamamu? Jika iya tolong suruh dia pulang. Hanya kau yang bisa membujuknya”

Sekali lagi mereka tertawa sangat keras. Kyuhyun menepikan mobilnya kemudian mengambil Hp di depannya. Sambil merapikan jas lalu menegapkan tubuhnya di tambah mencoba mengatur nada suaranya Kyuhyun terlihat begitu serius. Sedangkan Siwon yang menjadi penonton tertawa tanpa henti melihat gaya sahabatnya itu.

“yeoboseo….”

“Kyu-ah….”

“ne,bibi ada apa?”

“kyu,Siwon bersamamu? Jika iya tolong suruh dia pulang hanya kau yang bisa membujuknya”

“ah, ne bibi nanti aku akan membujuknya”

“gomawo Kyu-ah”

“ne, Cheonmaneyo”

“benar. Eomma pasti bilang seperti prediksimu tadi”sahut Siwon

Kyuhyun tersenyum lalu mulai menaikkan gas mobilnya lagi kemudian pergi meninggalkan tempat pemberhentiannya.

####

Suara gemuruh dari dapur terdengar jelas di sebuah rumah yang hanya di huni oleh 3 orang ini. Rumah yang sederhana dan cukup nyaman bagi Yesung. Walau kadang seakan dia yang menjadi seorang ibu. Tapi, dia tidak mengeluh dan selalu patuh terhadap ibunya. Memasak, mencuci, dan membersihkan rumah semua Yesung yang lakukan.

“Hyung, kau masak apa?”Tanya Donghae yang menghampiri Yesug di dapur sambil meraba tembok di  spanjang perjalanannya. Yesung yang tau Donghae menghampirinya segera menaruh peralatan masaknya dan mendekati Donghae

“masak spagetty. Ada apa Hae?”

“boleh kah aku membantumu hyung?”

“ani hae-ah….. lebih baik kau istirahat saja”

Wajah Donghae tampak kecewa. Yesung pun merasa tidak tega melihatnya tapi, bagaimana lagi kalau ada apa-apa dengan Donghae pasti Eomma akan marah pada Yesung.

“mianhe Donghae-ah bukannya Hyung tidak mengizinkanmu tapi, Eomma pasti marah jika tau kau ada di dapur”jelas Yesung denagn nada suara yang menyesal. Donghae hanya tersenyum lalu mengangguk tentu Donghae tau bagaimana Eommanya itu terhadap Yesug.

“Donghae….”suara seseorang dari luar membuat keduanya terperanjak kaget. Segera Donghae di bantu Yesung  keluar dari dapur pasti itu Eomma mereka. Dan tepat baru saja mereka menuju ruang tamu Mrs.Kim sudah duduk di sofa.

“Hae-ah darimana kau?”Tanya sang Eomma sambil meraih tangan Donghae agar duduk di sampingnya.
Yesung hanya berdiri diam memandangi mereka.

“Yesung kau masak apa?”

“spagetty Eomma”

“ah, baiklah kau lanjutkan saja ne? masakanmu pasti enak ”

“ne, Eomma gomawoyo….. aku ke dapur dulu”
.
.
.

Malam yang dingin bagi Yesung dia terus berusaha menghangatkan badanya dengan berbagai cara. Terasa Sesekali di dalam selimut atau memakai jaket. Tapi, tidak membuat tubuh Yesung hangat akhirnya dia bangun  dan merasakan kepalanya pusing, perutnya mual dan merasa sangat dingin. Tiba-tiba Yesung mimisan. Yesung terkejut dan langsung menuju kamar mandi. Di depan kaca dia meliaht wajahnya yang pucat dan dari hidungnya keluar darah.

“kenapa kepalaku sangat sakit?”

Yesung memutuskan untuk membersihkan darah yang ada di hidungnya. Setelah mimisan Yesung berhenti . dia menuju bed dan langsung tertidur pulas.

####

“Yesung, kau kuliah saja hari ini biar Eomma yang menjaga Donghae”Ujar Mrs. Kim di ruang makan saat mereka makan bersama.

“ne,Eomma”
.
.
.

Suara teriakan para gadis-gadis di sebuah university ternama di Korea membuat Yesung yang baru dating langsung mengarahkan pandanganya kearah yang mereka teriakan. Sepasang bola mata yang membulat dan bersinar menemukan sosok seorang pria bertubuh kekar dan tinggi yang membuat Yesung tersenyum manis.

“Choi Siwon, dia sahabatku baru datatang dari New York kemarin sebenarnya dia asli orang Korea rumahku saja yang pindah dekat dengan rumahnya tapi, Dia tinggal bersama saudaranya di New York”suara itu tiba-tiba muncul dari samping Yesung. Ketika dia menoleh Yesung menemukan Kyuhyun sudah melipat tanganya sambil memandangi Siwon yang asik bermain basket.

“sepertinya aku pernah melihat dia”

“benarkah? Dimana?”Tanya Kyuhyun antusias

“….”sejenak Yesung berfikir berusaha membuka kembali ingatanya tentang pemuda yang saat ini dia pandangi.

“ah, iya di taman kemarin. Bukankah dia di kejar-kejar  ya?”

Kyuhyun mengangkat alisnya. Sambil memandangi Yesung Kyuhyun seakan berfikir.

“kau kemarin di taman?”

“ne, tapi kenapa kau baru cerita tentang dia padaku?”Tanya balik Yesung yang mengundang tawa lirih Kyuhyun. Kemudian Kyuhyun merangkul Yesung sambil berkata

“karena aku tidak ingin kau tertarik padanya karena akulah yang akan mendapatkan cintamu”

Baru saja Kyuhyun diam langsunng mendapat tonjokan di bagian perut dari Yesung. Kyuhyun meringis kesakitan , sedangkan Yesung berlalu dari hadapanya. Kyuhyun tersenyum memandangi Yesung dari jauh.
.
.
.

Selesai kuliah tampak Yesung berjalan pelan sanbil berpegangan didinding. Wajahnya tampak pucat dan keringatnya sangat banyak.

“Yesung, kau sakit?”Tanya seorang teman Yesung yang menghampiri Yesung. Tapi, Yesung malah tersenyum dan mengeleng pelan menahan rasa sakit yang sebenarnya dia rasakan.

“Ya, sudah. Kalau kau sakit istiraht saja dulu di ruang kesehatan ”

“gwaenchanayo, gomawo”

“ya sudah aku pulang dulu”Sesaat setelah temna-teman Yesung pulang Yesung langsung jatuh kelantai. Dengan sisa tenaga yang dia punya Yesung kembali berdiri merasa darah keluar lagi dari hidungnya Yesung berlari ke kamar mandi.
.
.
.

“Kyu, sebentar saja ne?” Mohon Siwon sambil menunjukkan wajah yang begitu menyedihkan

“Huft…. Oklah. Cepat. 5 menit kau harus sampai di sini”

Siwon hanya tersenyum kemudian berlari melewati lorong-lorong yang panjang setelah tempat yang di cari ketemu Siwon langsung masuk sedangkan di pintu terdapat gambar Laki-laki yang berbentuk gambar. Bisa di tebak yang di cari Siwon adalh kamar mandi. Selesainya Siwon segera keluar  tapi,dia bertemu Yesung yang berlari kearah washtafel. Di sana Yesung muntah dan hidungnya terus keluar darah. Siwon tidak bisa diam saja dia menghampiri Yesung

“kau kenapa?”

Yesung tak menjawab dia berusaha menghentikan darah dari hidungnya sambil mendongakkan kepalnya. Siwon pun mengeluarkan sapu tangan dan mengambil alih aktifitas Yesung. Siwon menekan hidung Yesung dengan sapu tangannya dan merangkul Yesung. Beberapa meneit berlalu darah Yesung berhenti Siwon melepas sapu tangnya sambil memandangi Yesung dengan raut muka yang sangat Kwatir.

“kau merasa baikan?”

“ne, gomawo….”

“kau sakit?”Tanya Siwon sambil terus memandangi Yesung

Yesung menggeleng lemah sambil tersenyum

“kita ke rumah sakit saja ne?”tawar Siwon yang mendapat penolakan dari Yesung.

“Aku tidak apa-apa. Gomawo. Kim Yesung Imida”Yesung memberikan tangan kananya kemudian di sambut hangat oleh Siwon yang masih tertegun melihat tingkah Yesung yang sekan berubah 180 derajat

“Choi Siwon”

“Mianhe, aku membuatmu kuwatir. Tapi, aku sudah tidak apa-apa dan tolong rahasiakn tentang ini pada siapapun. Mungkin aku hanya kelelahan saja.”jelas Yesung agar Siwon tidak kuwatir lagi.

“Tapi, Yesung… kau….”

“Choi Siwon ini lebih……”kalimat protes yang di layangkan Kyuhyun segera terhenti saat dia melihat Yesung bersama Siwon.

“kalian sedang apa?”Tanya Kyuhyun penasaran

“kami hanya mengobrol Kyu…”jawab Yesung segera saat Siwon ingin menjawabnya. “ah iya aku harus segera pulang pasti adikku mencariku”lanjut Yesung kemudian berlalu dari hadapan Siwon dan Kyuhyun. Siwon hanya bisa diam dan tersenyum aneh saat Kyuhyun memandanginya.
.
.
.

Di dalam perjalanan menuju rumah Siwon, Siwon hanya diam saja di menatap keluar jendela sambil terus teringat apa yang terjadi tadi pada Yesung. Apa lagi saat Yesung berkata Siwon harus merahasiakanya, itu membuat Siwon semakin cemas. Apa yang terjadi pada Yesung? Itulah pikiran pertamanya. Walaupun baru saja mengenal Yesung tapi, tidak mungkin Siwon diam saja mengetahui kejadian tadi.

“Ada apa?”Tanya Kyuhyun yang merasa ada perubahan dengan Siwon.

“Ah. Ani…”jawab Siwon singkat sambil membenarkan duduknya.

“Kau tidak mungkin bisa membohongiku. Ada apa? Ada masalah? Atau tentang Yesung tadi?”lanjut Kyuhyun bertanya, berusaha agar Siwon mau bicara padanya.

“Tidak ada apa-apa. Sekarang ayo kita kerumahmu”Elak Siwon mencoba menutupinya dari Kyuhyun

“Kenapa kau selalu kerumahku? Kaukan punya rumah sendiri”Protes Kyuhyun

“Ah, kau ini. Aku mau pulang kerumahmu, dari pad aku kabur lebih baik aku kerumahmu kan”Bela Siwon. Kyuhyun tersenyum sinis sambil melihat Siwon yang terus mentap ke luar jendela.

“Sukanya menggeretak kalau kau bukan sahabatku. Ku turunkan di jalan kau” kata-kata Kyuhyun mendapat  senyuman puas dari Siwon.

Yah, begitulah mereka berdua kadang seperti To & Jerry tapi, kadang seperti adik dan kakak. Kyuhyun dari dulu memang tempat pelarian Siwon kadang Siwon tidak betah di rumah hanya gara-gara orang tuanya yang sanagt overprotective. Siwon sudah berumur 22 tahun tapi, perlakuaan mereka seakan Siwon baru umur 10 tahun.



####


“Annyeong aku pulang”Tampak Yesung perlahan membuka pintu. Dia mendongakan kepalanya dan matanya menyusuri setiap inci rumahnya. Tidak ada orang. Itu yang dia katakana pada diriya sendiri. Jma yang menunukan pukul Sebelas malam tentu semua orang sudah tidur.Perlahan Yesung masuk dan menutup pintunya kembali.

“malam sekali kau pulang Yesung?”Suara itu mengintrospeksi suasana yang Yesung kira sepi. Saat dia meoleh Mrs.Kim sudah memandangi Yesung sambil melipat tanganya di dada. Ada rasa senang di hatoi Yesung. Apa Eomma menunggunya? Itulah harapan Yesung.

“Ah, tadi ada urusan Eomma. Eomma belum tidur? Apa Eomma menungguku?”Tanya Yesung antusias

“Ani. Eomma hanya haus. Ya sudah tidurlah. Lain kali kalau tidak pulang beritahu dulu agar Donghae tidak menunggumu”

Deg…Donghae. Apa selama ini hanya Donghae yang mencemaskanya? Lalu orang yang di panggil Eomma? Siapa dia? Apakah dia Eomma Donghae bukan Eommaku? Yesung hanya tersenyum miris mendengar penuturan sang Eomma. Semua karena Donghae, Eomma baik pada Yesung, memperhatikan Yesung semua karena Donghae.

Yesung naik tangga perlahan, langkahnya begitu lemas dan tanpa tenaga. Seebenarnya wajah Yesung masih sangat pucat tapi, Bahkan Eommanya tidak bertanya atau melihat dengan jelas perubahan pada Yesung.

Sampainya di kamar Yesung langsung menjatuhkan tubuhnya di bed. Berulang kali dia menghela nafas. Pikiranya sudah jauh dari apa yang Yesung lihat dan rasakan. Untuk apa aku disini jika semua yang aku diterima hanyalah karena seseorang? Bukan itu bukan sebuah ketulusan? Berarti Eomma tidak menyayangi Yesung? Semuanya hanya Donghae dan Donghae kapan Eomma akan menyebut Yesung?
Pertanyaaan it uterus terniang di telinga Yesung. Sampai akhirnya Yesung merasakan lagi merasakan rasa sakit di kepalanya. Yesung menyengkaram kuat-kuat rasa sakit di kepalanya dan hingga dia memejamkan matanya.

“Sakit……”

Rintih Yesung berulang kali. Yesung terus meronta diatas bed sampai cairan bening itu mengalir di pipi Yesung.

“Sakit……!!!!”

Yesung pun akhirnya berteriak dengan seluruh tenaganya mencoba memberitau pada Eomma dan Donghae rasa sakitnya. Tapi, walaupun berulang kali Yesung melakukanya tak seorangpun datang sampai akhirnya Yesung memejamkan matanya dan pingsan.






TO BEE CONTINUED.....

3 komentar:

  1. woah..
    ceritanya keren.. >_<
    penasaran dengan kelanjutannya... :)

    BalasHapus
  2. min chap lanjutannya dah ada belum ?
    bener2 penasaran dengan lanjutannya.. ^_^

    BalasHapus
  3. Maaf, aku lama gak buka ini. jadi semua pasword dll hilang semua
    Ada kok lanjutanya silahkan cari :)

    BalasHapus